ada di mana aku sekarang
ketika engkau tidak di sampingku….
aku kehilangan …
walau pun akan bertemu lagi..
aku bertanya ada di mana aku ketika engkau tidak di sampingku?
………………….
ternyata aku ada dalam rindu
rindu terhadapmu…
sekarang…
biarkan aku menjadi atap untuk rumahmu
biarkan aku menjadi kuda untuk pelanamu
biarkan aku menjadi dayung untuk perahumu….
untuk sekarang..
dan juga nanti…
biarkan aku menjadi segala yang engkau inginkan……
dan jangan mencari ke tempat lain kecuali ke dalam hatiku….
aku akan mencintaimu dari laut menggulung bersama ombak2 yang menepi menuju bibir pantai
aku akan mencintaimu dari langit
berarak bersama awan-awan yang menyertai waktu
aku akan mencintaimu dari apa saja yang akan membuatmu bisa menjadi kembang ketika musim penghujan tiba dan menjadikanmu sejuk ketika kemarau-kemarau menderu menghampiri…
kegembiraanku tak tertuliskan
karena tak ada tulisan yang sanggup menuliskan kegembiraanku
kegembiraanku pun tak tergambarkan
karena tak ada yang dapat digambarkan melalui kegembiraanku
kegembiraanku begitu sempurna
tanpa harus ditulis-tulis atau digambar-gambar..
biarkan kegembiraanku putih polos
tanpa ada tulisan yang nanti justru salah tulis dan gagal mewakili kegembiraanku
atau juga tidaklah perlu digambarkan, karena jangan-jangan dengan digambarkan kegembiraan itu justru menjadi tercoreng…
tapi kegembiraanku begitu tinggi dan indah….
kegembiraanku ketika engkau ada bersamaku…..
Pergi membawa angin
Aku menepi
Menjarak dan merasa kalah
Tapi aku sadar,
Kekalahanku mutlak karena aku tidak banyak latihan,
Tidak punya sponsor yang kuat yang mendanai
Serta aku masih dalam kondisi cidera
Dan pastilah aku kalah
Kalah mutlak..
cukup lama tidak mengutak-atik blog….banyak alasannya, diantaranya pekerjaan,pernikahan, serta hal-hal yang banyak menumpuk dalam pikiran yang kemudian menjadikan enggan buat berbloging ria..tapi aku selalu ingat dan tetap berharap bisa konsen mencurahkan pemikiran , uneg-uneg di blog….yah, mudah-mudahan saja, mulai hari ini blog ku akan semakin sering aku update lagi seiring dengan semakin banyaknya cerita-cerita yang bisa aku tuangkan lewat bahasa sastra….semoga…..
mulai malas memetik kata-kata
ketika ia lebih memilih diam dan meringkuk dalam kehati-hatian
entah bisa jadi juga karena kecemasan yang begitu menumpah ruah
sehingga banjirlah semuanya
meenghanyutkan kata-kata yang rencananya akan aku sampaikan kepada semuanya….
semuanya akan baik-baik saja
sebaik embun ketika menyegarkan pagi hari
dan sebaik jangkrik-jangkrik yang memberi irama ketika malam begitu mencekam
tentu semuanya akan baik-baik saja
karena niatku adalah baik dan tentu untuk kebaikan
siapapun tentu mengharapkan kebaikan, karenanya aku berniat untuk kebaikan
dan semoga saja…
karena aku memang datang dengan niat yang baik
semuanya akan baik-baik saja
dear My Honey….jangan cemas…percayalah Tuhan akan meridhoi kebaikan…Kita hanya diuji saja…
1. Ketika anak tidak tentram, berilah mereka keyakinan
2. ketika anak perlu dipahami, dengarkanlah mereka
3. ketika anak ingin merasa istimewa, pujilah mereka dengan tulus
4. ketika anak egois, bicarakanlah dulu kebutuhan mereka
5. ketika anak berkecil hati, doronglah mereka
6. ketika anak menghasratkan hari esok yang lebih baik, tunjukkanlah pengharapan kepada mereka
7. ketika anak ingin berhubungan dengan sukses, bantulah mereka menang
sumber: fulfilling life (h.263), Parlindungan Marpaung
…………
Putramu,bukanlah putramu. Mereka adalah putra-putri kehidupan yang mendambakan hidup mereka sendiri. mereka datang melalui kamu tapi tidak dari kamu. dan sungguhpun bersamamu mereka bukanlah milikmu. engkau dapat memberikan kasih sayangmu tapi tidak pendirianmu, sebab mereka memiliki pendirian sendiri.
engkau dapat memberikan tempat pijakan bagi raganya tapi tidak bagi jiwanya lantaran jiwa mereka ada di masa datang yang tidak bisa engkau capai sekalipun dalam mimpi.
engkau boleh berusaha mengikuti alam mereka tapi jangan berharap mereka dapat mengikuti alammu. sebab hidup tidaklah surut ke belakang, tidak pula tertambat di masa lalu.
engkau adalah busur dari anak panah kehidupan anak-anakmu yang mampu melesatkan mereka menuju masa depan.
………………..
…nukilan dalam Sang Nabi-Kahlil Gibran
dear my Honey…be patiently……….




