kata-kata dalam nafas
memuai serta berterbangan
sebagaimana debu dan embun yang kalang kabut termakan cahaya dan angin…
dan aku juga begitu,
dalam ke-entah-an…..aku mencoba tetap bersyukur,
walau kadang-kadang terpaksa,
kadang-kadang malu-malu,
kadang-kadang benar-benar bersyukur…
karena beginilah aku
aku dengan aku
dan aku dengan keadaanku…
DIarsipkan di bawah: puisi





mampir donk ke SUDUT LANGIT
http://rafihn.wordpress.com