Ke mana saja engkau pergi?
Bukankah sekarang waktunya kembali
Masuk ke rumah sebagai yang ingin istirahat
Sebab di luar begitu mendebarkan
Akan semakin banyak yang menyebabkan jalanmu terhimpit
Lalu engkau semakin tidak percaya
Mengapa ada yang seperti ini
Dan engkau tidak menjadi bagian
Ooh..
Aku terkapar tidak percaya
Mengapa aku mendebarkan
Mengapa aku belum berangkat
Berangkat menuju rumah mu
Dalam hati yang dirimbuni ke-khusyuk-an….
Filed under: puisi




