ya rabb cukuplah juni atau yang sebelumnya tentu lebih baik lagi…….. …………………………… ……………………………

suaraku pada pemilu

apapun partaimu dalam pemilu itu urusanmu asal tidak mendendam apapun figurmu dalam pemilu itu hakmu asal tidak mendengki apapun koalisimu dalam pemilu itu alasanmu asal tidak menyikut apapun apapun suaramu dalam pemilu itu kewajibanmu asal tidak sumbang dan memancing amarah.. semuanya punya hak dalam pemilu semuanya punya suara.. dan suaraku adalah bahwa aku hanya menunggu [...]

tak bisa berkata-kata

aku ditumbuhi bunga-bunga dengan angin yang sepoi juga matahari yang cerah …. aku menuju hatimu semoga…

ketiadaanku

aku dengan ketiadaan tidak bisa mendapat tidak bisa memberi tidak bisa merasa tidak bisa apa-apa aku dengan semua ketiadaan jauh dari rencana-rencana berada di luar semua…… aku dengan ketiadaan lebih memilih diam dengan harapan bahwa tuhan punya banyak pintu

sangat lelah

ajari aku.. menjadi yang tak diragukan menjadi yang tak dibimbangkan menjadi sesuatu yang diberi kepercayaan untuk menggenggam hatimu… tapi tidak begini, aku dililit angin lalu seperti kehilangan arti.. dan benar… aku barangkali tidak bisa diartikan dan tidak punya yang bisa diartikan… aku belum berarti….

aku lelah..

aku hanya menyisakan beberapa nafas saja setelah itu aku akan benar-benar terjengkang dengan keadaan yang tidak bisa digambarkan ah,,, ternyata begitu sulit mendapatkan kepercayaan hatimu aku mengira ketulusan hatiku akan langsung bisa mendapat tempat di hatimu ternyata tidak… tidak dan tidak… aku sangat kehilangan cara mencoba mencari cara-cara baru yang lebih mutakhir dan bertekhnologi tapi [...]

Beberapa bait yang mengawali…..(Padang th. 1999)

**** ‘……..diriku pernah menyuruh aksara untuk pergi ke tempatmu dengan menunggangi selembar kertas. Aku mengutusnya untuk menghadapmu…sayangnya, ternyata mereka raib. Ataukah gugur di medan pertempuran? Oh, aku berduka..’ **** Saat ini panggillah aku rembulan, meskipun aku belum menjadi purbani apalagi purnama. Sebagai rembulan diriku masih diselimuti awan-awan kegalauan, dielus angin kegelisahan dan diguyur hujan kesedihan. [...]

read me…

GOLLOG band (1994-1999) are Eswandjono (Vocal), Edo Mangindaan (Guitars), Achanx Achmad Syarkawie (Drum). was influence with Pantera, Metallica, Dream Theater, Faith No More, Sepultura, Shadow Gallery, Rush, Led Zeppelin, Iron Maiden, Edane, Kitaro, Joe Satriani, Megadeth, Steve Vai, Kitaro, Vanessa Mae, Celine Dion, Mariah Carey, Diego Modena, Ruth Sahanaya, Vina Panduwinata, and many others, also [...]

Parade Musik Senja 1996

sudah lama saya mencari-cari photo-photo manggung dulu tapi tidak satupun yang tersisa. syukurnya pas mudik lebaran kemaren, saya lagi bongkar-bongkar lemari lama saya, dan Alhamdulillah…..masih saya temukan 2 lembar yang tersisa setelah yang lainnya raib entah ke mana. makanya sekarang langsung saya scan dan postingin ke blog, dari pada nanti 2 lembar yang tersisa ini [...]

the real underground vocalist…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.